Kaloran_Kerja bakti kembali menjadi wajah kebersamaan warga RW 08 Kaloran. Kali ini, warga dari RT 01, RT 02, dan RT 03 turun tangan bersama-sama untuk membongkar cor beton di saluran depan rumah Bapak H. Karsono Hendro Puspito pada Ahad, 28 September 2025. Kegiatan ini berawal dari permasalahan lama yang muncul sejak tahun 2024, ketika saluran air di samping Masjid As Salim Miftahul Jannah dicor beton dalam program penataan lingkungan. Awalnya terlihat rapi dan kuat, namun ketika musim hujan datang, aliran air justru menyempit ke arah barat sehingga debit air meluap ke arah timur. Akibatnya, genangan kerap muncul di depan rumah Bapak Wakijo yang berada di titik terendah pertemuan saluran air.
Masalah ini sempat dikelola secara mandiri oleh keluarga Bapak Wakijo, namun seiring seringnya hujan deras dan bertambahnya debit air, genangan semakin sulit dikendalikan. Melalui rapat RW pada bulan Agustus dan September 2025, warga akhirnya sepakat bahwa solusi terbaik adalah membongkar kembali cor beton tersebut agar saluran air menjadi lebih lebar dan lancar ke arah barat. Tentu pekerjaan ini tidak ringan, karena cor beton yang sudah mengeras seperti “benteng kokoh” sulit dibongkar dengan alat seadanya. Syukurlah, dengan bantuan alat pemecah beton dari Bapak Tri—mantan RW 08—hambatan tersebut bisa diatasi, dan pekerjaan berat akhirnya berjalan lancar.
Suasana kerja bakti kemarin penuh semangat kebersamaan. Ibu-ibu turut hadir memberikan dukungan dengan menyiapkan minuman dan kudapan, sementara bapak-bapak saling bahu membahu mengangkat dan membersihkan bongkahan beton. Pemandangan ini kembali menegaskan bahwa gotong royong adalah kekuatan utama RW 08: masalah besar terasa ringan ketika dikerjakan bersama, dan beban berat terasa mudah ketika semua saling membantu.

Dari kegiatan ini, warga belajar bahwa kerja sama dan kepedulian akan lingkungan adalah kunci kenyamanan bersama. Dengan saluran air yang lebih terbuka, harapannya banjir kecil yang sering mengganggu warga bisa diatasi, dan lingkungan RW 08 semakin tertata. Gotong royong seperti ini bukan hanya menyelesaikan masalah fisik, tapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga. Semoga semangat kebersamaan ini terus hidup di RW 08, sehingga setiap tantangan dapat dihadapi dan diselesaikan bersama-sama.