Kaloran, Gayamprit – Dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, RW 08 Kaloran, Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, meluncurkan program inovatif bertajuk SIMPOLL (Sistem Informasi Masyarakat dan Potensi Lokal). Program ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi layanan administrasi kampung, memperkuat literasi digital warga, serta memfasilitasi kolaborasi ekonomi berbasis potensi lokal. Peluncuran ini menjadi bagian dari semangat kemerdekaan yang bukan hanya dirayakan dengan simbolik, tetapi juga dengan langkah konkret menuju transformasi digital di tingkat komunitas.
.jpg)
Program SIMPOLL merupakan hasil kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) melalui kolaborasi para dosen dan peneliti. Tim pelaksana terdiri dari Dr. Muhammad Luthfi Hidayat dan Dr. Sukirman dari UMS, serta Erma Widyastuti, M.M., Habib Ismail, M.M., dan Nisrina Akbar, M.Kom dari UMKLA.

Program ini mencakup pelatihan digital bagi Karang Taruna, layanan administrasi daring bagi warga, katalog UMKM lokal, hingga fitur pengaduan masyarakat yang cepat tanggap. Sebagai tambahan, sistem juga akan didukung fitur keamanan lingkungan seperti integrasi CCTV sistem di beberapa titik strategis.

Dengan diluncurkannya SIMPOLL, RW 08 Kaloran menunjukkan komitmennya dalam membangun kampung digital yang mandiri dan berdaya saing. Program ini diharapkan menjadi model percontohan bagi wilayah lain dalam mewujudkan desa cerdas yang inklusif. Momentum HUT RI ke-80 menjadi titik awal untuk mendorong transformasi sosial berbasis teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan yang telah mengakar kuat di masyarakat Indonesia.
Melalui program SIMPOLL ini, RW 08 menargetkan sejumlah capaian strategis: lebih dari 70% warga dapat mengakses informasi dan layanan secara daring; 60% kepala keluarga bisa melakukan pengurusan administrasi secara mandiri tanpa harus datang ke rumah ketua RT; serta lebih dari 10 pelaku UMKM lokal bisa memanfaatkan fitur katalog usaha untuk promosi produk dan jasa mereka. Tak hanya itu, sistem ini juga memungkinkan adanya komunikasi dua arah secara digital, seperti pengajuan layanan atau pengaduan warga, yang akan ditindaklanjuti maksimal dalam 3 hari kerja. Data potensi keterampilan warga juga akan terdokumentasi secara digital, membuka peluang kolaborasi antarwarga.
Peluncuran SIMPOLL di momen menjelang Hari Kemerdekaan ini menegaskan bahwa RW 08 Kaloran siap melangkah menuju kampung digital yang cerdas, aman, dan inklusif—sejalan dengan semangat kemerdekaan yang adaptif terhadap zaman.
| Penduduk Biasa |
|---|
|
14 September 2016 06:09:16 Selamat atas keberhasilan Kampung Kaloran dalam menetrapkan pprogram digitalisasi kampung melalui SIMPOLL jelang 17 an agutus 2025 |