Rapat rutin RW 08 yang dilaksanakan pada bulan Januari 2026 menjadi ajang penting bagi pengurus dan perwakilan warga untuk menyampaikan laporan, masukan, serta usulan demi kemajuan lingkungan bersama. Rapat ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan dan kegiatan sosial di wilayah RW 08.
Pembahasan diawali dengan laporan dari masing-masing RT. Dari RT 01, ketua RT menyampaikan rencana pemanfaatan tanah kosong yang akan ditanami dengan sistem modern berbasis IoT (Internet of Things). Sistem ini direncanakan dapat bekerja secara otomatis dan dikendalikan jarak jauh melalui ponsel. Program ini masih menunggu persetujuan dari proposal yang telah diajukan, dan diharapkan dapat menjadi contoh inovasi pertanian di lingkungan RW.
Selanjutnya, RT 02 mengusulkan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan taman RW yang direncanakan dilaksanakan pada hari Minggu terdekat. Usulan ini bertujuan menjaga kebersihan dan keindahan taman sebagai fasilitas bersama yang sering digunakan warga.
Dari RT 03, disampaikan pertanyaan terkait informasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahunan. Menanggapi hal tersebut, disepakati bahwa warga dapat langsung menanyakan informasi resmi ke pihak kelurahan agar memperoleh kejelasan.
Untuk laporan dari seksi-seksi, baik PKK maupun Pemuda belum menyampaikan program atau laporan kegiatan pada rapat kali ini. Diharapkan ke depan, masing-masing seksi dapat lebih aktif dalam menyusun dan menjalankan kegiatan yang melibatkan partisipasi warga.
Ketua RW 08 kemudian menyampaikan beberapa informasi penting. Pertama, hingga saat rapat berlangsung, belum ada informasi terbaru dari pihak kelurahan. Kedua, program penanaman di area sawah akan dilaksanakan secara bertahap dan sesuai dengan hasil keputusan bersama warga RW 08. Selain itu, disampaikan pula bahwa donasi kemanusiaan untuk Aceh dari warga RW 08 telah diserahkan ke kelurahan dengan total sebesar Rp820.000, sebagai bentuk kepedulian sosial warga.
Pada pembahasan lain-lain, disepakati bahwa tanggung jawab konsumsi pada rapat-rapat selanjutnya akan dilakukan secara bergiliran sesuai urutan kepengurusan. Selain itu, muncul rencana kegiatan piknik bersama satu RW yang ditargetkan untuk mempererat hubungan dan kebersamaan antarwarga.
Rapat juga menyampaikan informasi bahwa pada awal Februari 2026 akan dilaksanakan kerja bakti massal di Makam Kerjan. Untuk kerja bakti terdekat, diputuskan akan dipusatkan di taman RW 08. Terkait pohon-pohon di sekitar pembangunan perumahan, disepakati untuk menunggu desain dari pihak pengembang dan persetujuan bersama seluruh warga RW 08.
Selain itu, warga diminta membantu kerja bakti untuk membuang pasir di lingkungan Pak Yono karena menyebabkan genangan air dan saluran tersumbat. Dibahas pula rencana perbaikan aliran air agar mengalir ke selokan di sekitar angkringan Pak Dodo. Terakhir, disampaikan imbauan agar sampah dari PAUD tidak dibuang ke selokan demi menjaga kebersihan dan kelancaran aliran air.
Rapat rutin ini menunjukkan pentingnya musyawarah dan gotong royong dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warga RW 08.